Yah memang, ternyata menunggu adalah hal yang teramat sangat membosankan. Apalagi yang ditunggu itu adalah sesuatu yang tidak pasti hampir 2 tahun, eh lebih malah. Saya memang pernah berjanji akan menunggunya, itu ketika pikiran saya dirasuki cinta, dua tahun silam. Semua halangan juga tak tampak karna cinta, benar kata orang, cinta itu buta.
Tapi kini, situasinya sudah tidak sama, banyak hal yang masih perlu saya lakukan daripada hanya sekedar menunggu. Saya bukan lagi ABG, yang masih punya banyak waktu menunggu, walaupun saya juga belum terlalu tua untuk tetap menunggu.
Kata teman saya, Ardani, "Wanita itu berhak mendapatkan kepastian dalam sebuah hubungan, ketika pihak laki-laki tidak mampu memberikan kepastian untuk apa terlalu berharap? Jangan menghabiskan waktu hanya untuk bermimpi, memimpikan hal yang nyaris mustahil. Kita berhak untuk bebas menentukan pilihan. Bila setelah bertemu ternyata akhirnya jadi serius, itu urusan belakangan"
Setelah diresapi, direnungi dan dipikirkan tujuh hari tujuh malam, kata Ardani itu benar, tapi memang dimana-mana berucap itu jauh lebih mudah dari melaksanakannya. Benar kan?


0 komentar:
Posting Komentar